Tip Mengelola KIM dengan Mudah
- May 17, 2024
- H. AKHMAD DIMYATI, SE
Sebagai Nara Sumber dalam Acara Pembinaan Fasilitasi Komunitas Informasi Masyarakat pada Kamis, 16 Mei 2024 di Ruang Rapat Mini Pemkot Pasuruan adalah Dili Istimora Eyato, S.Sos., beliau menjabat sebagai Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Kominfo Prov. Jatim. Bapak Dili cukup lama di Kominfo mengawali dari Kominfo Ponorogo Kominfo Madiun sampai selanjutnya di Kominfo Prov. Jatim, beliau juga pernah magang sebagai wartawan di media massa yang cukup terkenal.
Dalam paparannya, bahwa agar KIM bisa berjalan maka harus ada kepedulian dan kepekaan disamping itu juga beliau memberikan motivasi bahwa apa yang kita lakukan di KIM sangat bermanfaat utamanya bagi diri sendiri.
KIM sebagai media informasi dari oleh dan untuk masyarakat yang sejak tahun 2022 berubah menjadi komunitas. Perubahan itu dilakukan dengan harapan agar ruang lingkup KIM menjadi lebih luas dalam artian kelompok informasi bisa dari komunitas pemuda, komunitas petani, nelayan ataupun komunitas dari beragam bidang lain yang ada di masyarakat kelurahan ataupun lintas kelurahan. Payung hukum yang mengatur KIM sesuai Permenkominfo No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang Komunikasi dan informatika, bahwa Dinas melaksanakan kemitraan dengan pemangku kepentingan, salah satunya adalah Komunitas Informasi Masyarakat, sebagaimana dimaksud dalam pasal 16 ayat (2) huruf a.
Bentuk informasi tidak harus mengandung unsur 4 W 1 H (What,Where,When,Who dan How) tetapi dengan hanya 3 W saja bisa dibuat informasi begitu katanya. Hal itu memberikan motivasi kepada peserta agar tidak ragu membuat berita serta lebih mudah memberikan informasi kepada masyarakat. Disamping itu juga media informasi bisa juga berupa tutorial dalam berbagai hal. Perangkat yang digunakan cukup HP. kataNya, yang membuat peserta lebih semangat di KIM karena tidak membutuhkan keahlian seperti halnya seorang jurnalis,disamping perangkat yang digunakan cukup sederhana yakni HP. Hampir semua orang memiliki HP dan tidak pernah terlepas dari kebutuhan akan HP, ada survey Internasional yang mengatakan bahwa ketergantungan orang pada HP sangat tinggi, "penggunaan HP hampir setiap 7 menit" imbuhnya.
KIM menjadi penting khususnya sebagai pelopor keamanan dalam hal kesehatan dan makanan.Hal itu akan berdampak pada pelindungan masyarakat dari berita Hoak yang akan merugikan Masyarakat.
Dalam membuat berita di KIM diperlukan Literasi Digital , ada 4 pilar literasi digital dalam membuat berita yaitu :
1.Budaya digital
2. Etika digital
3. Ketrampilan digital dan
4. Keamanan digital.
Perlu gerakan literasi digital melawan hoaks ,di Kominfo propinsi tersedia klinik hoak merupakan salah satu inovasi yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan informatika provinsi Jawa Timur yang bertujuan untuk menjadi sumber yang valid untuk mengecek validasi berita atau informasi yang beredar di masyarakat..
Posisi KIM sebagai Media informasi sebagai penengah antara media massa dan pemerintah, KIM merupakan simpul informasi antara pemerintah dan masyarakat serta berperan dalam deseminasi informasi kepada masyarakat.
Kelembagaan KIM bentuk baru.Saat ini KIM terbagi 2 devisi, yaitu devisi informasi 60% dan devisi usaha 40% kata Dili Istimora
Meski kelembagaan KIM baru, namun kelembagaan KIM harus tetap independen.Dia mencontohkan Kim yang semula berkembang cukuplah pesat karena didukung kepala desa yang aktif tetapi ketika ada pergantian kepala desa tidak lagi didukung karena dianggap bagian dari kepala desa lama, oleh karena hendaknya Kim harus ada diposisi netral tidak perlu dukung mendukung hal itu juga diungkapkan bapak Imam Subekti, S.Sos.MM Kadis Kominfo Kota Pasuruan yaitu saat sebelum pemilu kemarin beliau menekankan pada pengurus KIM untuk tetap netral dan tidak memihak pada salah satu kontestan pemilu. Katanya pada kesempatan beliau memberikan sambutan pada acara pembinaan di Ruang Rapat Mini itu.
Untuk itu mulailah dari diri sendiri dalam lingkup keluarga komunitas yang paling kecil demikian himbau Dili Istimora Eyato, S.Sos.sebagai Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Kominfo Prov. Jatim yang diundang Kominfo Kota Pasuruan yang datang bersama narasumber kedua Bpk Pungky Setyawan sebelum mengakhiri paparannya.
Penulis, Editor : H.A. Dimyati (Ketua KIM Gentong Mas )