Tahlil Rutin : Sarana Silaturahim Kelurahan Gentong

  • Dec 13, 2024
  • H. AKHMAD DIMYATI, SE

             Kabar Gentong, Jum'at 13 Desember 2024, setiap Jum'at malam Sabtu kegiatan rutin yang melibatkan seluruh warga kelurahan Gentong diadakan,acara yang cukup lama berjalan dan tetap bertahan hingga saat ini sebagai sarana silaturahim diantara warga kelurahan Gentong.
Acara yang dimulai setelah Sholat isya' jam 19.30-20.30 dengan agenda acara
1. Pembacaan Yasin tahlil 
2. Mauidhoh Hasanah
3. Do'a 
4. Ramah tamah 
          Dari anggota cukup membayar 5000,- dan dikeluarkan buat tuan rumah 125 ribu dan petugas sound 25 ribu.
Hasil yang didapat antara 150.000,_ - 175.000,- Hingga saat ini bisa dapat kan sisa  sehingga kas sekarang sampai kisaran 3 juta.
Mauidhoh hasanah malam ini diisi Ustadz Badrus, yang setiap minggunya bergantian dengan ustadz Nurwakhid ketua takmir Masjid Al-Ghofuriyah Gentong.
         Dalam ceramahnya ustadz Badrus menekankan pentingnya memahami jati diri sendiri sebagai hamba Alloh. "Orang yang cerdas adalah orang yang mau memikirkan hidup setelah mati" ungkap beliau.ustadz Badrus yang tinggal di Gentong selatan.
Beliau juga menyampaikan bahwa orang yang saat ini pegang jabatan, Ketua RT, DPR dan jabatan lainnya tidak perlu berbangga diri,tinggi hati dan tidak mau berterima kasih kepada rakyat yang memilihnya. Ingat tidak akan ada orang Mulya kalau tidak ada hamba yang hina.
Nikmat yang Alloh berikan harus disyukuri meski hanya sedikit, kalau tidak mau bersyukur saat nikmat sedikit, bisa jadi saat diberikan nikmat yang besar oleh Alloh tetap tidak mau bersyukur malah menganggap hasil karya sendiri.ujar beliau.
         Pada akhir ceramah nya beliau menceritakan ketika Nabi Ibrahim ditanya oleh ummat nya siapa guru beliau, beliau menjawab dirinya sendiri, artinya apa yang baik pada dirinya diambil dan apa yang jelek pada dirinya menurut pandangan umum, hendaknya dihindari. Begitu pesan beliau pada akhir ceramahnya.
Acara diakhiri dengan acara ramah tamah bersama anggota semuanya sekitar 35-40 orang anggota tahlil.

Penulis/Editor: H Akhmad Dimyati SE ( Ketua Kim Gentong Mas Kelurahan Gentong)