Malam Tirakatan 17 Agustus di Kelurahan Gentong
- Aug 16, 2025
- H. AKHMAD DIMYATI, SE
Kabar Gentong, Sabtu,16 Agustus 2025, tradisi perayaan HUT RI yang berkembang di tengah-tengah masyarakat sejak dahulu adalah malam tirakatan.
Tidak hanya sekadar menjadi peringatan seremonial yang digelar dengan penuh semarak dan meriah, malam tirakatan 17 Agustus setiap tahunnya juga menyimpan makna yang begitu mendalam. Bahkan ada filosofi tersendiri di balik terselenggaranya tradisi ini setiap tahunnya.
Dikatakan malam tirakatan sebenarnya merupakan bentuk dari sarana bagi masyarakat untuk merefleksikan dirinya dalam menyambut Proklamasi Kemerdekaan di tanggal 17 Agustus
Malam tirakatan juga dapat dimaknai sebagai wujud dari rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia. Berkat perjuangan yang telah dilakukan oleh para pendahulu, maka masyarakat saat ini bisa berkumpul dan hadir dalam malam tirakatan setiap tahunnya.
Selain berkumpul, tidak jarang malam tirakatan juga diwarnai dengan acara doa bersama. Momen inilah yang dapat menjadi sarana bagi masyarakat di masa kini untuk mendoakan mereka yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Berkat adanya malam tirakatan 17 Agustus, seluruh kalangan masyarakat dapat berkumpul. Tradisi ini bisa diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat di lingkungan RT se Wilayah Kelurahan Gentong. Baik, mushollah, Masjid maupun gang- gang di sepanjang wilayah RT di Kelurahan Gentong, seperti yang di RW 3 dilaksanakan di sepanjang gang RT, RW 04 di laksanakan dimushollah, di RW 08 di sepanjang jalan perumahan, bahkan di RT 01 RW 06 dilaksanakan di 2 tempat.
Habis Maghrib di laksanakan di masjid dan musholla sementara habis isya' semua warga RT 01 RW 06 melaksanakan di halaman UPT SDN Gentong yang berada di wilayah RT 01 RW 06, dengan diisi pembacaan Yasin dan tahlil serta dirangkai dengan acara ceramah agama dengan materi hikmah kemerdekaan oleh Ustadz Nur Wakhid warga RT 01 RW 06 kelurahan Gentong
Penulis/ Editor: H Akhmadi Dimyati,SE( Ketua KIM GENTONG MAS Kel Gentong)