Kearifan Lokal Batik Tulis Kota Pasuruan
- Jun 15, 2025
- H. AKHMAD DIMYATI, SE
Kearifan lokal di Pasuruan sangatlah beragam. Kali ini kita akan mengulas kearifan lokal berupa karya batik tulis khas kota Pasuruan. Batik tulis khas kota Pasuruan sangatlah berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Kota Pasuruan selalu menjadikan ikon gambar burung kepodang dan daun sirih untuk batik tulisnya. Gambar burung kepodang merupakan burung keberuntungan pada zaman dahulu sedangkan daun sirih merupakan perwujudan dari uang , karena menurut orang – orang , Pasuruan adalah pasar uang.
Menurut saya batik ini merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus tetap dilestarikan. Terlebih lagi batik di tanah kelahiran kita yakni Kota Pasuruan atau sekarang lebih dikenal dengan julukan Kota Madinah. Batik khas kota Pasuruan harus kita kenalkan kepada masyarakat umum. Ada Instansi terkait yang mengenalkan batik khas kota pasuruan dengan menggelar pameran festival batik Kota Pasuruan. Dari pameran ini kita sebagai warga kota Pasuruan ataupun pengunjung festival ini akan mengenal gambar ikon batik khas Pasuruan. Ada beberapa pengrajin batik tulis yang ikut meramaikan festival ini, diantaranya Aldy’s Cemara Batik, Sekar Wangi Sejati (SWS), Batik Tulis Inayah, Batik Satu Canting, Batik Cantik Suropati dan Batik Cahaya Galeri. Para pengrajin batik ini terus berinovasi agar batik Pasuruan tetap lestari hingga kedepannya. Namun, tak cukup sampai disini saja. Kita sebagai warga Kota Pasuruan juga harus berpartisipasi untuk menjaga kelestarian batik khas Kota Pasuruan.
Sekarang banyak kita jumpai upaya dinas pendidikan untuk mengenalkan batik khas Pasuruan di dalam dunia pendidikan yakni kegiatan ekstrakurikuler membatik. Adapun kegiatan yang dilakukan dispendikbud Kota Pasuruan terkait, agar batik tulis khas Pasuruan terus dikenal oleh masyarakat luas. Yakni festival pesona batik glamor khas pasuruan yang diikuti oleh siswa SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/Umum dari dalam kota ataupun luar kota Pasuruan.
Tongsis,KIM GENTONG MAS.
Minggu ,15 Juni 2025 (Miftakhur Rokhmi, S.Pd)